SEJARAH

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Metro berdiri pada Tahun Pelajaran 2001/2002.Pada tanggal 10 Februari 2003 disahkan dengan keluarnya Keputusan Wali Kota Metro Nomor : 12/KPTS/D.3/2003, Tahun pertama kegiatan pembelajaran masih bertempat di SMA Negeri 1 Metro selama semester ganjil tahun pelajaran 2001/2002. Adapun selaku Kepala Sekolah yang pertama masih dirangkap oleh kepala SMA Negeri 1 Metro yakni Bapak Drs. Slamet Widodo, M.Si. Kemudian pada awal semester genap tahun pelajaran 2001/2002 kegiatan pembelajaran baru dapat dilakukan secara mandiri (terpisah dari SMA Negeri 1 Metro) dengan menempati gedung baru yang berlokasi di Jalan Raya Stadion 24 Tejosari Metro Timur, yang dipimpin oleh Bapak Drs. A. Sediyanto sampai tahun pelajaran 2011/2012 semester ganjil.
Perjalanan awal SMA Negeri 4 Metro selama 20 tahun dapat dianggap cukup membanggakan. Diawali sebagai sekolah baru yang tidak diproyeksikan sebagai sekolah unggulan, SMA negeri 4 Metro saat ini ternyata mampu memperoleh pengakuan dari masyarakat baik lokal, regioanal maupun nasional dengan indikator diantaranya sebagai berikut: Bidang Akademik ditunjukkan oleh hasil Ujian Nasional/ Ujian Sekolah selalu lulus 100%, SMAN 4 Metro mampu menempatkan wakilnya di Top Ten lomba Olimpiade Sains Nasional tingkat Kota. Indikasi lain adalah bahwa SMA Negeri 4 Metro mampu memfasilitasi peserta didik diterima di Perguruan Tinggi Negeri melaui jalur non tes maupun jalur tes. Bidang Non Akademik ditunjukkan dengan pernah mewakili Paskibraka nasional 2004, juga Paskibra di tingkat Provinsi maupun tingkat Kota. Di bidang Olahraga, sebagai juara O2SN pada beberapa cabang olahraga. Di bidang seni juga mendapat prestasi pada ajang FLS2N baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi, bahkan FLS2N di tingkat Nasional pada tahun 2022.
Pada tahun 2010 SMA Negeri 4 Metro mendapat kepercayaan dari Dit.PSMA Dirjen Manajemen Dikdasmen Kementrian Pendidikan Nasional sebagai rintisan sekolah model SKM-PBKL-PSB. Dan prestasi terakhir SMAN 4 Metro mendapat kepercayaan kembali dari Dit.PSMA masuk dalam salah satu sekolah program pembinaan SKM-PBKL-PSB tahun 2011 Direktorat Pembina SMA.
Memasuki tahun ketiga program pembinaan Dit.PSMA, SMA Negeri 4 Metro mengalami pergantian kepemimpinan dari Bapak Drs. A. Sediyanto, yang telah 9 tahun memimpin SMA Negeri 4 Metro, digantikan oleh Bapak Drs. Maisani Liswan hingga semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015. Program pembinaan Dit.PSMA terus berjalan, SMA Negeri 4 menjadi sekolah Berbasis Keunggulan Lokal dan Pembelajaran Berbasis TIK.
Pada awal semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016 SMA Negeri 4 Metro mengalami pergantian Kepala Sekolah. Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Metro Nomor : 821.2/510/LTD-3/03/2015 tanggal 29 Juni 2015, SMA Negeri 4 Metro dipimpin oleh Drs. Gana Priatna sampai dengan April 2016. Pada tanggal 20 April 2016 SMA Negeri 4 Metro dipimpin oleh Plt Kepala Sekolah, yaitu Ni Made Noviani, S.Pd., berdasarkan Surat Perintah Walikota Metro Nomor : 821.24/88/Sprint/LTD-3/03/2016. Sejak tanggal 28 April 2017 sesuai dengan Keputusan Gubernur Lampung Nomor : 821.23/303/VI.04/2017, Ibu Ni Made Noviani, S.Pd. diangkat mejadi kepala sekolah definitif di SMA Negeri 4 Metro pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
Sejak Tahun Pelajaran 2016/2017 SMA Negeri 4 Metro telah melaksanakan Kurikulum 2013. Sehingga pada tahun pelajaran 2018/2019 pelaksanaan kurikulum 2013 di SMA Negeri 4 Metro telah berlaku untuk semua jenjang kelas. Pada Tahun Pelajaran 2021/2022 SMA Negeri 4 Metro mulai melaksanakan Program Layanan Sistem Kredit Semester, berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Nomor : 800/782/V.01/DP.2/2021 tanggal 22 Maret 2021 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Penyelenggara Sistem Kredit semester (SKS) Pada Sekolah Menengah Atas di Provinsi Lampung Tahun 2021.
Dengan ditetapkannya SMA Negeri 4 Metro menjadi pelaksana SKS ini maka satuan pendidikan mempunyai tugas dan kewajiban memfasilitasi terlaksananya pendidikan mengacu pada prinsip-prinsip penyelenggaraan SKS yaitu fleksibel, keunggulan, maju berkelanjutan, keadilan dan relevansi. Layanan pembelajaran dengan menyediakan unit-unit pembelajaran utuh setiap mata pelajaran berbasis kompetensi dasar (KD), dimana peserta didik tersebut dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok belajar, yaitu kelompok peserta didik dengan kecepatan dan/atau prestasi belajar diatas rata-rata, rata-rata dan dibawah rata-rata. Adapun keunggulan Sekolah SKS dibandingkan dengan dengan sekolah paket adalah: (1). sistem belajar secara klasikal, kelompok, dan mandiri (berdasarkan unit-unit pembelajaran utuh), (2). lebih optimal dalam melayani perbedaan siswa (kemampuan/ kecepatan belajar), 3. masa belajar lebih fleksibel (< 3 th, 3th, atau > 3th), (4). tidak ada “tinggal kelas” yang berakibat pada mengulang mapel lain yang tidak seharusnya diulang, (5). lebih fleksibel dalam pengelolaan kelas, dan (6). lebih mendorong motivasi belajar siswa.
Pada Tahun Pelajaran 2022/2023 SMA Negeri 4 Metro melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka, dengan kategori Mandiri Berubah, berdasarkan Keputusan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor : 027/H/KR/2022 tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Jalur Mandiri Pada Tahun Ajaran 2022/2023 Tahap II. Sehingga pada Tahun Pelajaran 2023/2024 terdapat dua macam kurikulum yang berlaku di SMA Negeri 4 Metro. Kurikulum yang berlaku adalah Kuikulum Merdeka bagi kelas X, XI, dan Kurikulum 2013 bagi kelas XII.
Pada Tahun Pelajaran 2024/2025 SMA Negeri 4 Metro sudah melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka secara penuh kelas X,XI, dan XII.